IPA Menyenangkan
PERUBAHAN FISIKA DAN PERUBAHAN KIMIA
Perhatikan Video Perubahan Fisika dan Kimia dari link dibawah ini :
https://www.youtube.com/watch?v=FCLM-EtI2qY
Definisi perubahan fisika adalah bentuk perubahan pada zat suatu benda yang
hanya dapat dilihat dan diamati dari penampilan luar atau fisiknya. Jadi,
perubahan fisika tak mengubah komposisi kimia dalam zat benda tersebut atau
bisa dikatakan bahwa tidak sama sekali merubah materi ataupun membentuk zat
yang jenisnya baru pada sebuah benda. Kemudian, definisi perubahan kimia
ialah perubahan yang terjadi pada bentuk dan ukuran zat yang kemudian
menghasilkan suatu zat baru. Sehingga, perubahan materi tersebut akan
menghasilkan jenis dan sifat materi yang berbeda atau baru dari zat semula,
atau disebut reaksi kimia. Reaksi
kimia tersebut akan menimbulkan substansi/komposisi penyusun zat yang berubah
menjadi rumus kimia yang baru. Sehingga muncullah istilah reaktan yakni
unsur dari suatu reaksi, sedangkan hasil akhir dari suatu reaksi disebut
produk.
Perbedaan Perubahan Fisika dan Kimia
PERUBAHAN FISIKA
1.
Terjadi perubahan wujud
Perubahan
tersebut yakni peristiwa yang menyebabkan zat benda atau materinya dapat
kembalikan ke sifat awalnya seperti sebelum terjadi perubahan, seperti proses
pencairan, peleburan, pelelehan.
2.
Terjadi pelarutan
Pelarutan
yang dimaksud yakni melarutkan suatu zat tertentu ke air tanpa merusak
susunan/komposisi kimia dari zat tersebut. Dengan kata lain, masing-masing zat
yang dicampur masih memiliki sifat kimianya masing-masing. Contohnya yakni
larutan air gula yang mengubah zat air menjadi terasa manis.
3.
Terjadi perubahan bentuk
Perubahan
bentuk tersebut adalah perubahan yang sifatnya tidak benar-benar berubah atau
tidak seutuhnya berubah karena zat aslinya masih dapat dikenali. Misalnya kayu
yang dipotong, lalu diubah menjadi kursi.
Sifat-sifat
fisika secara keseluruhan mempunyai ciri khas yakni perubahan wujudnya dapat
dilihat dan diamati dengan panca indra tanpa bantuan alat bantu pembesar, yakni
seperti gejala perubahan ukuran, bau, warna, wujud zat.
PERUBAHAN KIMIA
1.
Terjadi perubahan suhu
Pada perubahan
kimia akan terjadi perubahan suhu yang kemudian berhubungan dengan kalor.
Reaksi kimia yang menghasilkan perubahan suhu tersebut, melalui 2 cara yakni
reaksi endoterm dan eksoterm. Endoterm adalah penyerapan panas oleh sistem ke
lingkungan, misalnya saat terkena alkohol maka akan terasa dingin. Eksoterm
adalah pelepasan panas dari sistem ke lingkungan, misalnya ketika tangan kita
terasa panas akibat terkena deterjen saat mencuci baju.
2.
Terjadi
perubahan warna
Suatu zat
akan mengalami perubahan kimia akan berubah warna karena komposisi zatnya juga
berubah. Misalnya ketika kita membakar kertas yang warnanya putih, maka akan
berubah menjadi abu dengan warna yang tentu saja tidak putih lagi.
3.
Muncul
gas
Beberapa
perubahan kimia dapat menimbulkan gas karena reaksi kimia yang terjadi
melibatkan gas karbon. Misalnya saat pembakaran yang menghasilkan karbon
dioksida. Atau pada proses pembusukan makanan yang memunculkan bau gas
ammonia.
4.
Terjadi
perubahan pH
Zat yang
mengalami perubahan kimia juga dapat mengalami perubahan pH atau perubahan
derajat keasaman. Hal itu timbul karena terdapat sifat asam dan basa pada
senyawa kimia. Seperti diketahui bahwa pH asam jika nilainya kurang dari 7,
sedangkan pH basa jika nilainya lebih dari 7.
Sumber Referensi : https://www.kocostar.id/topik-belajar/perubahan-fisika-dan-kimia/

Komentar
Posting Komentar