IPA Menyenangkan

 

 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah                       : SMPN  X

Mata Pelajaran            : IPA

Kelas/Semester            : IX/(Ganjil)

Materi Pokok              : Lisrtik Statis

Alokasi Waktu            : 12 X 40 menit

 

A.      Kompetensi Inti

1.      Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya

2.      Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif, dengan lingkungan sosial, dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaanya.

3.      Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tanpak mata.

4.      Mencoba, mengelolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

 

B.       Kompetensi Dasar

3.4     Menjelaskan konsep listrik statis dan gejalanya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kelistrikan pada sistem saraf dan hewan yang mengandung listrik.

4.4     Menyajikan hasil pengamatan tentang gejala listrik statis dalam kehidupan sehari-hari.

 

C.       Indikator

Pada kegiatan pembelajaran di sekolah, guru dapat mengembangkan sendiri Indikator Pencapaian Kompetensi dengan disesuaikan kondisi peserta didik masing-masing. Berikut ini dipaparkan contoh Indikator Pencapaian Kompetensi yang dapat dijabarkan dari KD 3.4 dan KD 4.4.

3.4.1        Memberi contoh gejala kelistrikan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari

3.4.2        Menganalisis peristiwa yang terjadi pada penggaris plastik yang digosokkan pada rambut yang kering

3.4.3        Mengidentifikasi jenis-jenis muatan listrik

3.4.4        Menjelaskan interaksi dua muatan listrik

3.4.5        Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja elektroskop

3.4.6        Menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi besar gaya Coulomb dua muatan listrik

3.4.7        Menghitung besarnya gaya Coulomb dua muatan listrik

3.4.8        Menghitung besar medan listrik

3.4.9        Menganalisis interaksi dua benda bermuatan karena pengaruh jarak

3.4.10    Menganalisis beda potensial dua benda bermuatan

3.4.11    Mengidentifikasi bagian sel saraf

3.4.12    Menyebutkan zat kimia yang berfungsi menghantarkan rangsangan listrik

3.4.13    Menjelaskan tentang prinsip kelistrikan pada saraf manusia

3.4.14    Mengidentifikasi hewan-hewan yang menghasilkan listrik

3.4.15    Menyebutkan penggunaan teknologi listrik di lingkungan sekitar

3.4.16    Menjelaskan cara kerja Penangkal Listrik  

4.4.1        Menyajikan hasil pengamatan tentang gejala listrik statis pada penangkal petir

 

D.      Materi Pembelajaran

a.       Listrik statis terjadi akibat adanya interaksi antar muatan listrik.

b.      Petir terjadi akibat adanya gejala listrik statis. Petir adalah kilatan cahaya yang muncul akibat perpindahan muatan negatif (elektron) antara awan dan awan. Petir dapat terjadi karena adanya beda potensial yang sangat besar antara dua awan yang berbeda.

c.       Muatan listrik sejenis (positif dengan positif atau negatif dengan negatif) bersifat tolak menolak. Muatan listrik yang berbeda (positif dengan negatif) bersifat tarik-menarik. Besarnya gaya tolak atau gaya tarik kedua muatan listrik dapat dihitung dengan menggunakan persamaan Hukum Coulomb, yaitu:

d.      Coulomb menyimpulkan interaksi dua benda yang bermuatan sebagai berikut.

1) Semakin besar jarak kedua benda yang bermuatan, semakin kecil gaya listrik antara benda tersebut dan sebaliknya.

2) Semakin besar muatan kedua benda, semakin besar gaya listrik antara benda tersebut.

e. Untuk mengetahui muatan listrik pada benda dengan menggunakan elektroskop. Elektroskop memiliki tiga bagian utama, yaitu kepala elektroskop, daun elektroskop, dan logam penghantar penghubung kepala elektroskop dengan daun elektroskop. Daun elektroskop akan membuka apabila kepala elektroskop didekatkan dengan benda yang bermuatan listrik.

f. Medan listrik adalah daerah di sekitar muatan yang dapat menimbulkan gaya listrik pada suatu muatan listrik lainnya, atau secara matematis besarnya adalah:

E = k .

g. Antara dua benda yang memiliki jumlah muatan berbeda akan terjadi selisih potensial atau beda potensial. Secara matematis besar beda potensial adalah:

ΔV =

h. Arus listrik mengalir karena adanya perbedaan potensial listrik. Secara matematik besar kuat listrik adalah:

I =

i. Tubuh manusia dan hewan dapat menunjukkan adanya gejala kelistrikan, khususnya pada saraf yang disebabkan adanya impuls (sinyal pada sel saraf). Kelistrikan pada tubuh hanya berkaitan dengan komposisi ion yang terdapat dalam tubuh.

j. Setiap sel saraf terdiri atas tiga bagian, yaitu badan sel saraf, dendrit, dan akson atau neurit. Selain ketiga bagian tersebut, pada sel saraf juga terdapat selubung myelin. Berdasarkan ada dan tidaknya myelin, terdapat dua macam neuron, yaitu neuron yang berselubung myelin dan neuron yang tidak berselubung myelin.

k. Hewan tertentu dapat menghasilkan listrik, misalnya ikan belalai gajah, ikan pari elektrik, hiu kepala martil, echidna, belut listrik, dan lele elektrik.

 

E.       Media, Alat, Bahan dan Sumber Pembelajaran

Media :

Ø  Gambar

Ø  Video

Ø  Praktikum

Alat/Bahan :

Ø  LKPD

Ø  Laptop

Ø  Proyektor

Ø  Balon

Ø  Tisu

Sumber Belajar :

Ø  Buku Guru Ilmu Pengetahuan Alam Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Edisi revisi 2018

Ø  Buku siswa Ilmu Pengetahuan Alam Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Edisi revisi 2018

 

F.        Langkah-Langkah Pembelajaran

 

Kegiatan Pertemuan 1

Kegiatan Pembelajaran

Alokasi Waktu 3X40 menit

Pendahuluan

1.    Persiapan psikis dan fisik dengan membuka pelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama (menghayati ajaran agama), dan melakukan tepuk semangat untuk membangkitkan semangat siswa sebelum memulai pembelajaran.

2.    Guru memeriksa kehadiran siswa

Apersepsi

3.    Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi sebelumnya yaitu tentang “Pernahkah kamu mendengar kata atom?” “Coba sebutkan muatan apa saja yang terkandung dalam atom?”

4.    Menginformasikan tujuan yang akan dicapai selama pembelajaran.

Motivasi

5.    Guru memotivasi peserta didik dengan menayakan “Mengapa petir bisa terjadi?”

Menampilkan video petir https://www.youtube.com/watch?v=uKOd83-TDfM 

6.    Guru menyampaikan manfaat pembelajaran kepada peserta didik

7.    Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran

8.    Guru meminta peserta didik membentuk kelompok dibagi menjadi 6 kelompok

20 Menit

Kegiatan Inti

Sintak Model PBL (Problem Based Learning)

 

Orientasi Peserta Didik

9.    Peserta didik mengamati gambar dan video pembelajaran menggunakan proyektor.

10.     Guru meminta peserta didik untuk membuat beberapa pertanyaan tentang yang diamati.  Salah satunya : “apa yang terjadi pada video tersebut?” “mengapa hal itu bisa terjadi?”

 

Mengorganisasi

11.     Guru menyimpulkan permasalahan yang harus dipecahkan oleh peserta didik.

12.     Guru sudah memberikan LKPD sebelum memulai pembelajaran pada tiap kelompok untuk berdiskusi melakukan percobaan untuk membuktikan listrik statis dengan cermat sesuai petunjuk yang terdapat pada LKPD 1, LKPD 2, dan LKPD 3 (masing-masing kelompok melakukan observasi 1 LKPD).

Melakukan Percobaan

13.     Peserta didik diminta secara berkelompok menyiapkan alat dan bahan (sisir, penggaris, balon, kertas, sedotan,botol kaleng, botol plastik/aqua) untuk melakukan percobaan sesuai petunjuk LKPD.

14.     Peserta didik melakukan pengamatan sesuai dengan petunjuk pada LKPD.

15.     Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya secara berkelompok dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan mencari dari berbagai sumber, seperti bahan ajar guru, buku paket/siswa.

Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Diskusi

16.     Peserta didik dari setiap kelompok berkunjung ke kelompok lain untuk dapat mengkomunikasikan apa yang mereka pelajari di kelompok asal dan mendapat pengetahuan baru dari kelompok yang didatanginya.

17.     Peserta didik mencatat data hasil diskusi yang telah diperoleh, kemudian data tersebut diolah dan menuliskan hasil olah data pada lembar jawaban LKPD.

18.     Peserta didik menyajikan hasil diskusi dalam bentuk laporan tertulis.

19.     Peserta didik meyampaikan hasil diskusi di depan kelas.

20.     Peserta didik yang lain dan guru memberikan tanggapan serta menganalisis hasil presentasi meliputi tanya jawab untuk mengkonfirmasi, memberikan tambahan informasi, melengkapi informasi ataupun tanggapan lainnya.

Menganalisis dan Mengevaluasi

21.     Peserta didik menyimpulkan hasil pengamatan yang telah dilakukan.

“Penggaris plastic dan balon yang digosokkan pada rambut kering membuat kedua benda tersebut bermuatan listrik sehingga dapat menarik serpihan kertas”

90 Menit

Penutup

22.     Guru memberikan penguatan tentang muatan listrik.

23.     Guru memberikan apresiasi terhadap peserta didik pada diskusi ini.

24.     Guru memberikan tugas mandiri sebagai pendalaman materi tentang muatan listrik

25.     Peserta didik diperkenankan bertanya kepada guru jika masih terdapat materi yang belum jelas.

26.     Guru menyampaikan materi yang akan disampaikan minggu depan.

27.     Menutup pembelajaran dengan doa dan menjawab salam

 

10 menit

 

 

 

Pertemuan ke 2 (2x40 menit)

Kegiatan

Langkah-langkah pembelajaran

Deskripsi Kegiatan

Alokasi Waktu

Pendahuluan

Pembukaan

·     Guru memberikan salam, lalu melakukan doa bersama.

·     Guru mengecek kehadiran siswa, menanyakan kabar siswa

·     Guru memotivasi siswa sebelum melakukan pembelajaran “tanpa kita sadari banyak terjadinya gejala listrik statis disekitaran kita, seperti terjadinya petir.

·     Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

15 Menit

Kegiatan  Inti

(Discovery Learning)

Stimulation (stimulus/pemberi rangsangan)

·      Guru mengajak siswa untuk berpikir bagaimana wifi dari titik satu bisa terhubung ke hp yang berada disekitar wifi tersebut pada materi medan listrik

·      Mengajak siswa berpikir kenapa bisa terjadi petir yang besar pada materi beda potensial

 

 

 

 

 


60 Menit

 

Identifikasi masalah

·   Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi tentang cerita kontektual sampai peserta didik dapat berpikir dan bertanya

·   Peserta didik mampu merumuskan pertanyaan seperti “Bagaimana bisa petir membuat bunyi yang begitu besar?  

 

 

Pengumpulan Data

·   Guru membagikan kelompok belajar.

·   Peserta didik melakukan diskusi kelompok untuk mempelajari bagaimana bisa terjadinya medan listrik dan terjadinya petir?

·   Peserta didik dapat mengkaji literasi dari materi sebelumnya

·   Peserta didik memahami konsep medan listrik beserta penerapan medan listrik dan dapat memahami penerapan rumus medan listrik dalam menentukan berbagai besaran-besaran yang terkait.

·   Peserta didik memahami konsep medan listrik beserta penerapan potensial listrik dan dapat memahami penerapan rumus potensial listrik dalam menentukan berbagai besaran-besaran yang terkait.

 

 

Pengolahan Data

·   Peserta didik mencatat hasil pengamatan

·   Peserta didik mendiskusikan jawaban final kelompoknya

·   Peserta didik dapat mengerjakan soal mengenai materi medan listrik, induksi listrik, dan potensial listrik

 

 

Pembuktian

·   Peserta didik membuktikan hasil pengamatannya dan memverifikasikan hasil pengamatannyamelalui buku dan sumber-sumber lainnya.

·   Peserta didik dan guru sama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan.

 

 

Menarik kesimpulan

·   Peserta didik dan guru bersama-sama menyimpulkan hasil pembelajaran dari kegiatan hari ini.

·   Menyimpulkan poin poin penting dalam pembelajaran

·   Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik yang sudah melakukan kegiatan pembelajaran hari ini dengan baik.

 

Penutup

 

·   Guru melakukan penilaian dari kegiatan tersebut dengan memberikan soal

·   Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam

15 Menit

 

 

Pertemuan ke 3 (3x40 menit)

Kegiatan

Langkah-langkah pembelajaran

Deskripsi Kegiatan

Alokasi Waktu

Pendahuluan

Pembukaan

·     Guru memberikan salam, lalu melakukan doa bersama.

·     Guru mengecek kehadiran siswa, menanyakan kabar siswa

·     Guru memotivasi siswa sebelum melakukan pembelajaran

·     Guru mengajukan cerita konstektual “ Tahu tidak ternyata ditubuh kita pada dasarnya itu sedikit banyaknya melibatkan listrik”

·     Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

15 Menit

Kegiatan  Inti

(Discovery Learning)

Stimulation (stimulus/pemberi rangsangan)

·      Guru mengajak siswa berfikir tentang manfaat yang kita rasakan dari adanya gejala listrik statis

·      Guru mengajak siswa untuk berpikir bagaimana bisa aktivitas tubuh sedikit banyaknya melibatkan listrik?

·      Dengan menampilkan video “Ketika siku tangan kebentur apa yang kita rasakan”

·      Mengajak siswa berpikir bukan hanya benda saja tetapi hewan juga ada yang bisa menghasilkan listrik.

90 Menit

 

Identifikasi masalah

·   Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi tentang cerita kontektual sampai peserta didik dapat berpikir dan bertanya

·   Peserta didik mampu merumuskan pertanyaan seperti “Kenapa siku terbentur akan terasa seperti getaran kesentrum? Atau ketika terbentur akan membuat reflek terasa sangat sakit  

 

 

Pengumpulan Data

·   Guru membagikan kelompok belajar.

·   Peserta didik melakukan diskusi kelompok untuk mempelajari bagaimana bisa terjadinya Kelistrikan pada sel saraf?

·   Peserta didik diberikan LKPD berisi pertanyaan dari menonton video tersebut

·   Peserta didik menyebutkan bagian-bagian yang ada pada sel saraf yang terhubung seperti rangkaian listrik

 

 

Pengolahan Data

·   Peserta didik mencatat hasil pengamatan

·   Peserta didik mendiskusikan jawabannya berdasarkan dengan LKPD yang telah diberikan.

·   Peserta didik memahami urutan sel saraf

 

 

Pembuktian

·   Peserta didik membuktikan hasil pengamatannya dan memverifikasikan hasil pengamatannya melalui buku dan sumber-sumber lainnya.

·   Peserta didik dan guru sama-sama membahas manfaat yang dihasilkan dari listrik statis

·   Guru menjelaskan hewan penghasil listrik

 

 

Menarik kesimpulan

·   Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi disepan kelas

·   Peserta didik lainnya memberikan saran ataupun pendapat lainnya

·   Peserta didik dan guru bersama-sama menyimpulkan hasil pembelajaran dari kegiatan hari ini.

·   Menyimpulkan poin poin penting dalam pembelajaran

·   Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik yang sudah mempresentasikan hasil diskusi

 

Penutup

 

·   Guru melakukan penilaian dari kegiatan tersebut dengan memeriksa hasil diskusi kelompok beserta hasil dari kerja sama kelompoknya

·   Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam

15 Menit

 

 

G.      Penilaian

1.      Sikap social

No

Teknik

Bentuk Instrumen

Waktu pelaksanaan

Instrumen

1.

Penilaian Sikap

Lembar observasi

Saat pembelajaran berlangsung

Terlampir

 

2.      Pengetahuan

 

No

Teknik

Bentuk Instrumen

Waktu pelaksanaan

Instrumen

1.

Tertulis

Soal Evaluasi berbentuk pilihan ganda

Saat pembelajaran selesai

Terlampir

 

3.      Keterampilan

No

Teknik

Bentuk Instrumen

Waktu pelaksanaan

Instrumen

1.

Praktek

Lembar kinerja penilaian

Saat pembelajaran selesai

Terlampir

 

 

                                                     

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hanya Rindu

Aksara Diri